A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u8325654/public_html/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u8325654/public_html/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u8325654/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus

KHDTK MALILI

Untuk mencapai lokasi KHDTK Malili dari Kota Makassar dapat digunakan sarana perhubungan darat dan udara. Jalur darat dapat ditempuh + 10 - 12 jam sedangkan jalur udara dengan waktu tempuh + 1 jam

Risalah Kawasan

KHDTK Malili berjarak + 556 Km arah utara Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. Sejarah penetapan KHDTK Malili dimulai dengan terbitnya SK Menteri Kehutanan No. 275/Kpts-1/1994 tentang penunjukan beberapa lokasi kawasan hutan di Provinsi Sulawesi Selatan sebagai Stasiun Penelitian dan Uji Coba/SPUC (SPUC Malili, SPUC Mengkendek dan SPUC Borosalo). Selanjutnya status SPUC tersebut diubah menjadi KHDTK melalui SK Menteri Kehutanan No. 367/Menhut-II/2004 tentang perubahan Stasiun Penelitian dan Uji Coba/ SPUC menjadi KHDTK dengan luas masing-masing KHDTK sebagai berikut: KHDTK Malili seluas 737,7 Ha, KHDTK Mengkendek seluas 100 Ha dan KHDTK Borisallo seluas 180 Ha. KHDTK Malili berbatasan langsung dengan 4 desa dalam satu kecamatan (Kecamatan Malili) yaitu: Desa Ussu, Puncak Indah, Balantang dan Baruga


Informasi Umum

KHDTK Malili berada pada ketinggian antara 50 - 300 m dpl, dengan topografi berombak sampai bergunung. Topografi tersebut dibagi menjadi tiga satuan topografi utama, yaitu satuan topografi berombak dengan kemiringan lereng < 5%, bergelombang dengan kemiringan lereng 5 - 15%, topografi berbukit dengan kemiringan lereng 15 - 30%, dan topografi bergunung dengan kemiringan lereng > 30%. Tanah-tanah yang ada di KHDTK Malili umumnya dipengaruhi oleh perbedaan bahan induk, bentuk wilayah, iklim serta umur. Perbedaan bahan induk tersebut menyebabkan perbedaan warna, tekstur, struktur, porositas maupun kedalaman tanah. Selain itu, keadaan relief yang umumnya berombak hingga bergunung, dengan kelerengan yang secara nisbi agak terjal menyebabkan tanah-tanah yang terbentuk tidak mempunyai solum yang dalam. Tanah-tanah yang berkembang dari batuan ultra basic yang komposisi mineralnya didominasi oleh olivine (MgFeSiO4) sudah menunjukkan perkembangan. Tanah-tanah yang terbentuk pada daerah demikian di klasifikasikan kedalam Oxisol dan Ultisol. Kondisi curah hujan di lokasi KHDTK dan sekitarnya menunjukkan bahwa jumlah curah hujan rata-rata bulanan dalam setahun tidak pernah lebih rendah dari angka 23 mm. Tipe iklim menurut klasifikasi Schmidt dan Fergusson termasuk tipe A atau tipe iklim basah karena hujan turun sepanjang tahun. Sementara menurut zona agroklimat Oldeman KHDTK Malili termasuk ke dalam zona agroklimat C1 yang bercirikan jumlah bulan basah >200 mm) berlangsung selama enam bulan berturut-turut dan hanya terjadi curah hujan bulanan < 100 mm satu kali dalam setahun.

Potensi Flora

Data Flora Di KHDTK MALILI Kosong atau Belum Di Inputkan Oleh Admin

Potensi Fauna

Data Fauna Di KHDTK MALILI Kosong atau Belum Di Inputkan Oleh Admin

Sarana dan Prasarana

Data Sarana dan Prasarana Di KHDTK MALILI Kosong atau Belum Di Inputkan Oleh Admin